TAKALAR,TAKALAR INFOTA-19 Juni 2026 — UPT SD Negeri 5 Ballo Kabupaten Takalar menggelar Penamatan dan Pelepasan Murid Kelas 6 di Aula Wisata Pantai Galesong, Jumat, 19 Juni 2026.
Mengusung tema “Mengukir Prestasi, Menyalakan Semangat Diri, Siap Menggapai Mimpi yang Lebih Tinggi,” kegiatan ini menjadi momen haru sekaligus membanggakan bagi keluarga besar sekolah.
Sebanyak 28 murid kelas 6 resmi dilepas sebagai alumni. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Rifany, S.IP, Korwil Pattallassang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Komite Sekolah, guru, serta orang tua murid.
Salah satu hal menarik dalam penamatan ini adalah penampilan murid sebagai pembawa acara dengan menggunakan tiga bahasa, yakni Bahasa Makassar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Penampilan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk melatih keberanian, percaya diri, kemampuan berbahasa, serta kecintaan terhadap budaya daerah.
Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Rifany, S.IP, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penamatan ini tidak hanya meriah, tetapi juga sarat nilai pendidikan karakter.
“Kami memberikan apresiasi kepada UPT SD Negeri 5 Ballo yang telah melaksanakan kegiatan penamatan ini dengan sangat bermakna. Anak-anak tidak hanya hadir sebagai peserta acara, tetapi diberi ruang untuk menunjukkan keberanian, kreativitas, kemampuan berbahasa, serta kecintaan terhadap budaya,” ujar Rifany.
Kepala UPT SD Negeri 5 Ballo, Hasriani, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa penamatan ini menjadi momentum untuk melepas murid dengan doa dan harapan terbaik menuju jenjang pendidikan berikutnya.
“Anak-anak kita hari ini dilepas dengan penuh doa dan harapan. Semoga mereka menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, mencintai budaya, serta berani menggapai mimpi yang lebih tinggi,” ungkap Hasriani.
Rangkaian acara berlangsung meriah melalui pesan dan kesan dari siswa, orang tua, lagu persembahan kelas 6, Tari 3 Etnis, serta stand up komedi berbahasa Makassar. Penampilan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menumbuhkan keberanian tampil sekaligus merawat budaya lokal.
Momen paling mengharukan terjadi ketika murid kelas 6 turun dari panggung menuju orang tua masing-masing. Dengan membawa bunga, mereka menghampiri ayah dan ibu sebagai ungkapan terima kasih atas doa, kasih sayang, dan pengorbanan selama mendampingi pendidikan mereka.
Suasana Aula Wisata Pantai Galesong seketika dipenuhi haru. Sejumlah orang tua tampak meneteskan air mata saat menerima bunga dan pelukan dari anak-anak mereka.
Rifany menegaskan bahwa pendidikan sejati tidak hanya membentuk anak yang cerdas, tetapi juga anak yang tahu berterima kasih, menghormati orang tua dan guru, serta mencintai budaya.
“Pendidikan yang baik bukan hanya melahirkan anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga anak yang tahu berterima kasih kepada orang tua, menghormati guru, mencintai budayanya, dan memiliki semangat untuk meraih masa depan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, UPT SD Negeri 5 Ballo menunjukkan bahwa penamatan bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, menumbuhkan keberanian, merawat budaya, dan menyalakan mimpi anak-anak untuk melangkah lebih tinggi.

0 Komentar